Peserta Company Visit Industry Magang IDUKA Dwico Fashion Studio
Dwico Fashion Studio merupakan sebuah butik busana yang beralamat di Jl. Puri Gading, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. Dwico Fashion Studio bergerak di bidang fashion dengan melayani pembuatan berbagai jenis busana pria dan wanita, baik busana siap pakai maupun busana pesanan (custom made), serta seragam (uniform) untuk kebutuhan profesional. Dalam proses produksinya, Dwico Fashion Studio mengutamakan kualitas bahan, ketelitian pengerjaan, serta desain yang mengikuti perkembangan tren fashion dengan sentuhan identitas budaya Indonesia.
Sejarah Berdirinya Dwico Fashion Studio
Dwico Fashion Studio didirikan oleh oleh Dwi Iskandar, seorang desainer fashion asal Bali yang memiliki ketertarikan dan bakat dibidang desain busana sejak usia muda. Berdirinya Dwico Fashion Studio berawal dari minat dan kegemaran pendiri dalam dunia fashion, khususnya dalam menciptakan busana yang menggabungkan unsur modern dengan nilai-nilai tradisional Indonesia.
Pada awal berdirinya, Dwico Fashion Studio memulai usahanya dengan memproduksi busana dalam skala kecil, baik busana siap pakai maupun pesanan khusus. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kepercayaan pelanggan, Dwico Fashion Studio mulai berkembang dan memperluas bidang usahanya, tidak hanya melayani pembuatan busana individual, tetapi juga memproduksi seragam untuk berbagai instansi, hotel, dan pelaku industri pariwisata.
Melalui ketekunan, kreativitas, serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk, Dwico Fashion Studio semakin dikenal di kalangan masyarakat. Karya-karya yang dihasilkan memiliki ciri khas desain yang elegan, fungsional, serta menyesuaikan kebutuhan pasar. Selain itu, Dwico Fashion Studio juga aktif mengikuti berbagai kegiatan dan event fashion sebagai bentuk pengembangan wawasan dan eksistensi di dunia industri kreatif.
Saat ini, Dwico Fashion Studio tidak hanya fokus pada produksi busana, tetapi juga berperan sebagai mitra dunia kerja yang memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa melalui kegiatan kerja praktik atau magang. Dengan demikian, Dwico Fashion Studio turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.
Kegiatan Yang Dilaksanakan Oleh Peserta Magang di Dwico Fashion Studio Selama Periode Magang Semester Genap Tahun 2026
Pada tahap awal pelaksanaan kegiatan magang, mahasiswa yang diterjunkan di butik Dwico Fashion Studio membawa surat pengantar serta MOU/PKS pelaksanaan kegiatan magang dari Universitas Pendidikan Ganesha yang diserahkan kepada owner atau pemilik usaha, untuk meminta izin melaksanakan kegiatan magang selama 1 (satu) bulan. Setelah diberikan izin dan penandatanganannya MOU/PKS, mahasiswa diberikan pengarahan dan tata tertib yang berlaku di butik Dwico Fashion Studio. Kegiatan magang di butik butik Dwico Fashion Studio memberikan kesempatan untuk mahasiswa mengembangkan keterampilan teknis maupun kemampuan berfikir kreatif dalam dunia fashion. Kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta magang selama mengikuti periode magang di butik Dwico Fashion Studio adalah mencatat rincian barang yang masuk dan keluar, menyalin desain sesuai dengan model busana yang diingikan, membuat pecah pola sesuai dengan design, memotong Bahan, teknik menyimpan pola, menerima dan melayani costumer.
Pada minggu pertama kunjungan ke industri Dwico, anggota yang ikut mengamati dan juga mencoba membuat pakaian dengan konsep mode ramah lingkungan. Mereka menggunakan kain bekas yang masih bisa dipakai untuk membuat desain busana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya mengelola limbah kain dan juga untuk membangkitkan ide-ide kreatif dalam membuat pakaian yang bermanfaat. Di minggu pertama, para peserta diberi tugas untuk merancang desain pakaian sesuai dengan konsep yang sudah ada. Setelah itu, mereka membuat pola pakaian, memotong kain, dan menjahit sampai selesai. Seluruh proses ini dilakukan dengan bantuan langsung dari pemilik dan mentor dari industri Dwico.
Pada minggu pertama kunjungan ke industri Dwico, anggota yang ikut mengamati dan juga mencoba membuat pakaian dengan konsep mode ramah lingkungan. Mereka menggunakan kain bekas yang masih bisa dipakai untuk membuat desain busana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya mengelola limbah kain dan juga untuk membangkitkan ide-ide kreatif dalam membuat pakaian yang bermanfaat. Di minggu pertama, para peserta diberi tugas untuk merancang desain pakaian sesuai dengan konsep yang sudah ada. Setelah itu, mereka membuat pola pakaian, memotong kain, dan menjahit sampai selesai. Seluruh proses ini dilakukan dengan bantuan langsung dari pemilik dan mentor dari industri Dwico.
Di minggu-minggu selanjutnya, para peserta mulai mendapatkan Order Sheet, yang berisi rincian tentang pakaian yang diinginkan oleh pelanggan. Dengan Order Sheet ini, peserta belajar memahami apa yang dibutuhkan oleh konsumen, seperti model pakaian, ukuran, jenis kain yang digunakan, dan waktu penyelesaian. Setelah itu, mereka melanjutkan untuk membuat pakaian berdasarkan pesanan dengan petunjuk dari pemilik dan mentor.
Selain itu, dalam pembuatan pakaian, biasanya ada perubahan yang dilakukan sesuai dengan keinginan dari pelanggan. Jika ada perubahan, orang yang ikut kunjungan ke perusahaan akan menerima Revise Form, yaitu lembar khusus yang menjelaskan bagian pakaian yang harus diperbaiki, diubah, atau ditambahkan. Revise Form ini mencantumkan informasi seperti jenis perubahan yang diminta, bagian pakaian yang diubah, penjelasan tambahan, dan batas waktu untuk menyelesaikan perubahan. Dengan cara ini, mahasiswa jadi lebih paham tentang betapa pentingnya ketelitian, berkomunikasi dengan pelanggan, dan menjaga kualitas dalam dunia mode.
Berdasarkan pengalaman penulis selama mengikuti periode magang selama 1 bulan, Dwico Fashion Studio merupakan industri yang tepat untuk melaksanakan kegiatan magang. Owner dan staff pegawai dari Dwico Fashion Studio memiliki rasa kepedulian yang tinggi dan senantiasa selalu membimbing dan memberikan arahan sehingga mahasiswa peserta magang dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sesuai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar